oleh

PMKRI Cabang Kupang Harap POLRES Ende Ungkap Kasus Kematian Ansel Wora

-wartaNews-501 views

Wartapedia. KUPANG- Perhimpunan Mahasiswa Katholik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Kupang St. Fransiskus Xaverius pertanyakan kematian Almarum Ansel Wora yang banyak meninggal jejak mistery dalam benak pikiran masyarakat pulau Ende yang sedang ditangani Polres Ende.

Tanggapan PMKRI Kupang tersebut dikirim rilis melalui via seluler ke redaksi Wartapedia, Rabu, 06/11/2019.

Kematian sebagai sesuatu yang pasti. Kematian milik semua orang, kapan dan dimana saja. Tiap kematian selalu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat dan kenalan. Sebagi iman kristiani, kematian adalah misteri ilahi, Ia mengutus dan tiba saat harus memanggil dalam kehidupan abadi, sehingga kita dituntut mengiklas kepergian juga terus berdoa mohon keselamatan kekal.

Lantas bagamana dengan kematian alm. Anselmus Wora?

Hari ini publik bertanya-tanya tak kecuali kami PMKRI Kupang atas peristiwa kematian yang bagi kami dan lebih khusus keluarga yang mengenal betul adalah sesuatu yang tidak lazim dan sulit diterima.

Kapan? bagamana? dimana? dengan siapa? dan mengapa?

Ini pertanyaan yang hari-hari ramai diperbincang oleh banyak pihak yang punya kepedulian terhadap nyawa manusia. Pertanyaan ini akan menjadi liar dan sulit terpecahkan oleh orang biasa (awam), yang bisa menjawab tentu pihak kepolisian, mereka yang punya keahlian khusus, kompetensi dilengkapi sarana prasarana dalam proses penyelidikan.

Kami menaruh harapan itu, guna membongkar misteri kematian Alm Anselmus Wora, penting bagi kita memberi atensi kepada Kapolres Ende untuk secara serius dan tegas mengungkap penyebab kematian tersebut. Dalam kepetingan penyelidikan, pentingnya pengamanan saksi-saksi sesui ketentuan Pasal 184 KUHAP, dan Pasal 1 KUHAP: orang yang dapat memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan, penuntutan, dan peradilan tentang suatu perkara yang Ia dengar sendiri, ia lihat sendiri dan ia alami sendiri.

Selain itu UU No. 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban (UUPSK), sesuai ketentuan Pasal 4 UUPSK, perlindungan saksi bertujuan memberikan rasa aman kepada saksi dalam memberikan keterangan tanpa tekanan, paksaan dan upayah intervensi dari pihak manapun.

Polres Ende dalam proses penyelidikan harus transparan dan objektif sesuai ketentuan guna memeberi rasa keadilan bagi korban (alm) juga keluarga yang mencari keadilan. Sebab perbuatan apapun berakibat hilangnya nyawa orang harus dilawan dan diberangus, sebagai bentuk penghargaan kita terhadap sesama mahluk ciptaan Tuhan.

Apabila Polres Ende tidak mampu mengungkap dugaan kasus pembunuhan ini, maka kami mendesak Kapolda NTT segera mengambil alih kasus dengan membentuk tim khusus.

Reporter: Epek Bata

Editor     : Merry Lewar

Komentar

News Feed