oleh

Kadis Nakertrans Angkat Bicara Menjawab Keluhan KTI Korasang

-wartaNews-690 views

Maumere, Wartapedia.id – Kepala Dinas Nakertrans Kabupaten Sikka, Germanus Goleng, S. Sos, saat dihubungi via telepon selulernya pada Jumad, 6/12/2019 menegaskan bahwa, Kelompok Tenun Ikat (KTI) Korasang Manu Walu, Desa Takaplager, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka dalam tahun anggaran 2019 telah mendapat intervensi program Pemerintah dari Dana Tugas Perbantuan untuk kegiatan pelatihan dan bantuan alat tenun.

“Jadi tidak benar kalau kelompok tenun ikat Korasang Manu Walu tidak pernah mendapat perhatian dari pemerintah, padahal KTI ini baru saja menerima bantuan”, tegas mantan Kabag Humas Setda Kabupaten Sikka ini.

Germanus menambahkan, bahwa salah satu intruktur dalam pelatihan pewarna alam tenun ikat adalah Ketua KTI sendiri, Ibu Maria Nona Yanti. Pihaknya berharap kelompok tenun ikat yang sudah mendapat pelatihan dan pendampingan dari pemerintah maupun dari swasta harus terus berproses dan tidak berhenti setelah tidak ada bantuan.

“Bantuan itu sifatnya hanya sementara, sehingga kelompok harus mampu untuk mengembangkan sendiri”, imbuhnya.

Penjelasan Kadis Nakertrans Kab Sikka ini menjawab keluhan Kelompok Tenun Ikat Korasang Manu Walu kepada Bupati Sikka saat bertemu Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo dan Ketua Dekranasda kabupaten Sikka, Ny Maria Cahyani Idong, belum lama ini.

“Tidak benar kalau kelompok ini (KTI Korasang Manu Walu, Red) tidak pernah mendapat perhatian dari pemerintah. Justru pemerintah Kabupaten Sikka sudah memberikan perhatian luar biasa kepada KTI ini”, kata Goleng.

Sumber: Humas Sikka

Komentar

News Feed